Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi Agen Kami
Agen De Nature Indonesia

Grosir Pusat Obat Herbal Denature Indonesia

7 Makanan yang bisa mencegah penyakit jantung

7 Makanan yang bisa mencegah penyakit jantung – Kita sering mendengar tentang makanan yang harus dihindari agar jantung tetap sehat, seperti daging merah dan garam. Bahkan bisa jadi cara mengobati sakit jantung.

Penyakit Jantung

Penyakit Jantung

Tetapi, Alhamdulillah masih cukup banyak makanan lezat yang masih bisa dikonsumsi, bahkan sebagiannya ada yang bermanfaaat bagi kesehatan jantung.

Untuk terhindar dari penyakit jantung, Anda harus menjalani pola hidup sehat. Sebuah penelitian, menemukan hasil penelitiannya bahwa dengan pola hidup yang baik, seperti olah raga teratur, tidak merokok, dan memilih makanan sehat, mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 82%.

Salah satu pola hidup sehat yaitu konsumsi mengonsumsi makanan sehat untuk jantung. Yang membantu jantung agar mampt bekerja dengan kuat.

Senyawa seperti fitonutrien yang terdapat pada sayur dan buah bisa sangat bermanfaat untuk kerja organ jantung, sehingga tubuh secara umum mampu bekerja dengan baik.
Kita sering mendengar tentang makanan yang harus dihindari agar jantung tetap sehat, seperti daging merah dan garam.

Makanan yang baik untuk penyakit jantung

 

1.Apel

Apel bermanfaat untuk melawan penyakit jantung, kanker dan stroke. Apel mengandung begitu banyak bahan bermanfaat yang melindungi tubuh terkena penyakit berbahya yang mengancam kehidupan seperti kanker ataupun stroke.

Sebuah penelitian di Amerika telah mengungkapkan bahwa minum jus apel dan makan apel dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Uji klinis yang terlibat yaitu orang dewasa yang sehat minum 100 per jus apel persen setiap hari, atau makan dua buah apel.

Waktu yang dibutuhkan untuk kolesterol dalam tubuh untuk mengoksidasi atau memecah, meningkat hingga 20 persen setelah hanya enam minggu rajin konsumsi apel.

Apel mengandung fitonutrien atau fitokimia yang bertindak sebagai antixiodents terhadap LDL (low-density lipoprotein). Apel juga kaya kandungan pektin, yang serat larut yang efektif menurunkan kadar kolesterol jahat.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa makan buah-buahan dan sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit arteri koroner, tetapi ini adalah studi klinis pertama untuk menunjukkan potensi manfaat aktif senyawa dalam jus apel dan apel. “ kata Dianne Hyson, seorang ahli diet terdaftar dan peneliti utama studi.

“Asupan jus apel atau apel yagn mencukupi memiliki potensi untuk menurunkan faktor risiko penyakit jantung dalam waktu yang cukup singkat”katanya.

Peneliti Finlandia menemukan bahwa orang yang mengonsumsi apel mampu menurunkan risiko terkena stroke, karena manfaat dari senyawa aktif fitonutrien di dalam apel.

Peneliti Inggris menemukan bahwa pemakan apel memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik dibandingkan orang yang jarang makan apel.

Setelah menganalisis kesehatan dan catatan diet 2.512 orang, para ilmuwan menemukan hubungan yang kuat antara fungsi paru-paru yang baik dan sehat dengan jumlah apel yang dimakan setiap minggu.

2. Teh Hijau

Ada sejumlah penelitian memberikan hasil bahwa konsumsi teh hijau mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Seperti pada penelitian di Jepang, hasil penelitiannya bahwa mereka yang minum lebih dari lima cangkir (kecil) teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke.

Melihat hasil penelitian di Jepang tersebut, disamping itu perlu berhati-hatilah berlebihan dalam minum teh hijau. Meminum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari, berakibat meningkatnya risiko terkena penyakit batu ginjal.

Sehingga disamping konsumsi teh hijau, juga perlu konsumsi air putih dalam jumlah yang mencukupi bagi kebutuhan tubuh.

3. Kacang-kacangan

Konsumsi kacang seperti kacang merah hingga tiga cangkir seminggu, selain kaya kandungan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung, juga kaya serat dan air yang membuat tubuh lebih mudah kenyang, sehingga terhindar dari makan berlebihan.

Kacang-kacangan juga kaya antioksidan yang berfungsi untuk mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas, yang bisa memicu kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.
makan kacang membantu kesehatan dan fungsi organ jantung, seperti kenari, almond dan kacang-kacangan lainnya yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Jenis kacang yang dimakan tidak begitu penting, karena semaunya memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh, walau pada beberapa jenis kacang-kacangan memiliki lebih banyak nutrisi untuk jantung sehat, disarankan konsumsi seperti kenari, almond, hazelnut.

Konsumsi kacang yang cukup bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dimana LDL yang tinggi memicu resiko tinggi penyakit jantung.

Manfaat lainnya yaitu menurunkan risiko terjadinya pembekuan darah yang memicu serangan jantung, manfaat selanjutnya yaitu meningkatkan kesehatan pada lapisan arteri.

Banyak kacang-kacangan yang kaya asam lemak omega-3 yang manfaat untuk kesehatan organ hati, mencegah irama jantung yang berbahaya (karena apat memicu serangan jantung).

Semua kacang memiliki kandungan serat, yang berhasiat untuk menurunkan kolesterol, serat juga membuat tubuh mudah merasa kenyang, sehingga mencegah Anda makan berlebihan.

Kacang memiliki kandungan Vitamin E yang membantu menghentikan perkembangan plak di arteri, dimana pengembangan plak di arteri menimubulkan menyebabkan nyeri dada, serta memicu penyakit arteri koroner atau serangan jantung.

Pada beberapa kacang mengandung sterol, yang membantu menurunkan kolesterol. Lalu kandungan l-arginin membantu meningkatkan kesehatan dinding arteri serta mencegah penggumpalan darah yang bersiko tinggi menghambat aliran darah.

4. Biji-bijian utuh

Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah hingga jagung dapat menjadi sumber utama karbohidrat. Biji-bijian tersebut juga mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, zat besi, zinc dan magnesium.

Manfaatnya mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker dan obesitas. Khusus pada jenis buji chia merupakan biji makanan yang berasal dari tanaman di Gurun Salvia Hispanica di Meksiko.

Pakar nutrisi, Joy Bauer menngatakan bahwa biji chia mengandung omega 3 dan serat yang membuat tubuh mudah kenyang. Kandungan serat di dalamnya berperan untuk mmbantu mengurangi kadar kolesterol jahat.

5. Buah Beri

Macam-macam buah beri seperti bluberi, stroberi, rasberi, dan blackberry, kaya kandungan serat dan antidioksidan yang berkhasiat menurunkan resiko serangan jantung. Hal yang cukup baik, bahwa rasa manis di dalam buah beri tidak memicu diabetes.

6. Buah Jeruk

Pelatih fitness terkenal Joel Harper mengklaim bahwa kandungan pektin yang terkandung di dalam buah jeruk membantu untuk menetralkan protein galektin-3 yang merusak sel-sel jaringan pada jantung.
Buah jeruk membantu menjaga arteri dan melindungi tubuh dari serangan jantung. Kandungan di dalam buah jeruk mengurangi kadar kolesterol darah. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang menggunakan obyek tikus.

Temuan ini dinilai mampu menjelaskan penyebab orang-orang yang tinggal di Mediterania cenderung memiliki umur lebih panjang, serta umumnya punya resiko penyakit jantung yang rendah.

Para peneliti di Universitas Ibrani di Yerusalem, menemukan hasil penelitiannya bahwa senyawa flavanon mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan rasio kolesterol baik (HDL).

Disarankan bagi penderita kolesterol tinggi jangan lupa mengkonsumsi buah jeruk, setidaknya 1 kali dalam seminggu.

7. Madu

Menurut koki dan konsultan gizi Kirsten Helle, bahwa madu terkadang disamakan dengan gula karena rasa manisnya. Padahal manis yang terdapat pada madu adalah jenis pemanis alami yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Beberapa studi menunjukkan bahwa madu mampu mengurangi kadar kolesterol tubuh. Peneliti juga berkata bahwa madu mungkin baik untuk memerangi penyakit jantung.

Sebuah studi yang melibatkan 25 pria berusia 18-68, menemukan hasil penelitiannya bahwa minum campuran madu dan air mampu meningkatkan kadar antioksidan dalam darah.

Kisaran kandungan antioksidan pada madu sebanding dengan yang ada pada apel, pisang, jeruk dan stroberi.
para peneliti sudah tahu bahwa madu mengandung berbagai jumlah antioksidan, terutama pada madu yang gelap. Sebuah studi untuk melihat bagaimana konsumsi madu mampu bermanfaat bagi kadar antioksidan di dalam darah.

 

Online Chat
Klik Di Sini
Related Posts
Solusi Untuk Penyakit Sipilis
Solusi Untuk Penyakit Sipilis _ Dalam perkembangan era kebebasan dan...
Solusi Untuk Penyakit Ambeien
Solusi Untuk Penyakit Ambeien _ Dalam menjalani kehidupan sehari-hari...
Dapatkah Benjolan Penyakit Wasir Sembuh Tanpa Operasi
Penyakit Wasir Benjolan Penyakit Wasir Sembuh Tanpa Operasi _...
Berbagai Makanan Pantangan Asam Urat
Makanan pantangan asam urat menjadi penting saat kita sudah merasakan...
Berikut Cara Cepat Mengobati Penyakit Ambeien Berdarah
Bagaimana Cara Cepat Mengobati Benjolan Penyakit Ambeien _ Jika saat...
Sembuh dari Kanker Payudara Dengan Daun Sirsak
Sembuh dari Kanker Payudara Dengan Daun Sirsak _ Kanker Payudara...
Cara Mengatasi Penyakit Sipilis Bagi Pria
Cara Mengatasi Penyakit Sipilis Bagi Pria _ Penyakit Sifilis Dan...
Cara Meramu Obat Penyakit Sipilis Ternyata mudah
Cara Meramu Obat Penyakit Sipilis Ternyata mudah -wanita biasanya...
Menjual Obat Penyakit Sipilis Pada Wanita Hamil
 -Penyakit sipilis merupakan salah satu penyakit kelamin menular...
© 2015 - DISTRIBUTOR OBAT HERBAL DE NATURE INDONESIA All Rights Reserved